1. Pendahuluan
Besarnya beban tekuk pada kolom dapat dihitung berdasarkan rumusan yang disediakan pada SNI Beton. Parameter - parameter yang mempengaruhi beban tekuk ini antara lain inersia penampang, panjang batang tak terkekang, jenis tumpuan, propertis material yang digunakan, dan juga durasi beban (pengaruh creep pada beton). Besarnya beban tekuk ini juga dapat dihitung secara otomatis menggunakan software analisis struktur. Pada perhitungan beban tekuk menggunakan sofware parameter - parameter di atas mesti dimasukkan dalam pemodelan. Biasanya parameter yang dimodifikasi dalam pemodelan adalah modulus elatisitas (E) dan moment inersia penampang (I).
Pada studi kasus kali ini akan dicoba membandingkan hasil beban tekuk dengan menggunakan rumusan SNI dan pemodelan menggunakan software. Kolom yang akan dihitung beban tekuknya memiliki ukuran 25x25 cm dan tinggi kolom 4 m dengan tumpuan jepit-jepit pada portal bergoyang. Mutu beton fc' = 20 Mpa.
2. Analisa Beban Tekuk Berdasarkan Rumusan pada SNI
Dari hasil perhitungan menggunakan rumusan SNI didapatkan beban tekuk pada kolom sebesar 844.79 kN
3. Analisa Beban Tekuk Menggunakan Software Analisis Struktur
Berikut adalah hasil analisa beban tekuk menggunakan sofware

Dari hasil perhitungan menggunakan software analisis struktur didapatkan beban tekuk pada kolom sebesar 841.8 kN
>>>>Kesimpulan :


4. Analisa Beban Tekuk Menggunakan Software Analisis Struktur dengan Metode P-delta Analisis
Berikut adalah hasil analisa beban tekuk menggunakan sofware dengan metode P-delta

Dari hasil perhitungan dengan program komputer dengan beban vertikal Pcr = 841 kN, pada saat struktur diberikan gaya lateral sebesar 0.002 Pcr = 16.8 N defleksi yang terjadi pada struktur sudah sangat besar. Recomendasi ACI/AISC notional load 0.2% x factored vertical load. Eurode 0.3%-0.5% factored vertical load.
>>>>Kesimpulan :